Selasa, 19 Januari 2016

Kafe Depok Rasa Italia (Milan Pizzeria Cafe)

Awalnya saya nggak terlalu antusias saat teman ngajak ke tempat ini, why? Cuma makan pizza kan? Lagipula saya dan ketiga teman saya itu sudah beberapa kali makan pizza di restoran sebelah. Tapi kali ini saya nurut saja deh, demi sebuah persahabatan hehe ...

Milan Pizzeria Cafe adalah tempat makan bergaya Eropa yang terletak Jl. Margonda Raya No. 514 Depok, Indonesia. Lokasinya strategis kok, berada di pinggir jalan. Jadi nggak susah cari Milan Pizza. Patokannya dekat gerbang utama Kota Depok, sebelah kiri jalan kalau dari arah Lenteng Agung atau Kelapa Dua (sebelum melewati kober atau stasiun UI). 

Pertama kali masuk ke dalam, pelayannya lumayan ramah. Kita ditanya, "Untuk berapa orang?" pertanyaan khas lah, lalu sempat disuruh menunggu karena tempat duduk di lantai 1, baik yang indoor maupun outdoor sudah penuh.

Ngomong-ngomong, ada yang unik dari tempat duduk di outdoor. Bentuknya seperti ayunan, walaupun nggak semuanya. Lumayan bikin pengunjung tertarik untuk datang ke sini. Malah kalau saya perhatikan, mulai banyak kafe dan restoran yang menggunakan konsep seperti ini. Mungkin sedang tren. Tapi sayangnya, ya itu ... outdoor keburu penuh. Jadi saya nggak kebagian duduk di sana, padahal kalau boleh curhat, saya suka ayunan. Sedih ...

Bangku berwujud ayunan
(sumber: http://necalvien.blogspot.co.id)

Berada di antara banyaknya tempat makan di kawasan Margonda, sepertinya Milan Pizza nggak kalah gaul. Bila dibandingkan dengan restoran sebelah, ya memang sih Milan Pizza masih baru banget. Dari segi ruangannya juga beda banget. Di sini, ruangan diatur bergaya vintage, kursinya berbahan kayu jati. Suasananya mengingatkan saya pada bar di film koboi.

Pada akhirnya kami dapat di lantai dua. Konsep ruangannya agak beda dibanding lantai 1. Antara meja satu dengan yang lain lebih privat, karena dihalang tembok berbentuk box gitu. Ngerti nggak? Pokoknya seperti kotak segi empat tanpa tutup, terus direbahin ke samping. Nah, mejanya ada di dalam kotak itu. Selain itu, lampunya juga lebih redup dibanding lantai 1. Saya membayangkan dua hal, terutama kalau ke Milan Pizza malam hari, karena kafe ini bukanya sampai pukul 24.00 WIB. Pertama, serem; kedua, romantis. Terserah pilih yang mana deh. Juga, AC di lantai 2 nggak sedingin di lantai 1. Itu lantai 2 indoor, sedangkan lantai 2 outdoor semacam balkon rumah. Space sebelah kanan lebih enak, karena lebih sejuk terkena angin dan suasana di pinggir jalannya dapat banget.

Fasilitas di sini lumayan lengkap, ada tempat nge-charge, ada wifi, dan paling penting mushola. Sebagai seorang muslim, tentu saja tidak boleh meninggalkan shalat kan? Juga, bisa delivery order.

Urusan perut memang susah ditunda. Saya dan ketiga teman akhirnya memutuskan untuk beli dua pizza rasa Beef classic dan Meat Max ukuran regular.

Pizza Meat Max


Semua pizza di sini ada tiga ukuran, yaitu personal, regular, large. Intinya, beda ukuran, beda harga. Pizza ukuran personal sekitar Rp 25 ribuan, untuk regular Rp 50 ribuan, dan large Rp 80 ribuan.

FYI, Milan Pizza menang di harga, terutama pizza. Khusus hari senin - kamis (kecuali hari libur nasional), jam 11.00 - 17. 00 WIB (only pizza) ada potongan harga 50% (dalam rangka promosi). Diskon juga hanya berlaku untuk makan di tempat.

Oh ya, variasi pizza di sini nggak terlalu banyak. Selain pizza, ada menu pasta, lasagna, potato wedges, salad, beef, smoked sausage, dan lain-lain. Minuman sendiri variasinya masih standar kafe pada umumnya, misalnya ice lemon tea, fresh lemon tea, sampai menu kopi. Terakhir, soal rasa ... standar sih menurut saya.

Overall, Milan Pizza bolehlah buat mahasiswa dan anak sekolah yang duitnya pas-pasan, peace! Cocok untuk tempat ngumpul yang asik di area Margonda.

 

Alamat   : Jl. Margonda Raya No. 514, Depok, Indonesia
Open     : Minggu - Rabu (10.00 - 23.00 WIB)
               Kamis-Sabtu (10.00 - 24.00 WIB)
Delivery : (021) 7888 3789
Medsos : Twitter: @milan_pizza
               Instagram: MILANPIZZA
               FB: Milan Pizza

3 komentar:

  1. Kan kan ... kalau gue nggak ngajak. Mana tau lo ada Milan wkwkwk

    BalasHapus
  2. Gak perlu ke Italy kalau mau coba masakan kulinernya, tinggal ke depok aja ya...

    BalasHapus

 

Nela's Traveling Template by Ipietoon Cute Blog Design